SAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda secara intensif memberikan pendampingan kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait pengelolaan limbah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Samarinda agar operasionalnya tetap ramah lingkungan. Langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi masyarakat dalam program Halo RRI guna memastikan seluruh proses penyediaan makanan bergizi tidak menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem sekitar.
Pihak DLH menekankan pentingnya standarisasi pembuangan limbah agar tidak terjadi penumpukan sisa produksi makanan yang dapat mengganggu kenyamanan warga.
“Pendampingan dilakukan agar operasional dapur tetap berjalan tanpa menimbulkan dampak pencemaran lingkungan,” ujar Suwarso.
Selain pendampingan teknis, DLH juga mendorong pengelola SPPG untuk menerapkan prinsip pengolahan limbah yang berkelanjutan, seperti pemilahan sampah organik dan anorganik secara efisien.
Dengan adanya supervisi langsung dari DLH, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di Samarinda dapat berjalan sukses secara nutrisi sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah tersebut.

