TEL AVIV – Sejumlah aktivis sayap kiri Israel melakukan aksi demonstrasi dan menggeruduk kantor Partai Zionisme Religius di Shoham, sebelah timur Tel Aviv, pada Rabu (5/8) guna memprotes kebijakan radikal partai sayap kanan tersebut yang dinilai meneror warga Palestina. Aksi massa ini berlangsung secara mendadak sebagai bentuk penolakan keras terhadap agenda politik faksi ultra-nasionalis yang kini mendominasi pemerintahan.
Para demonstran membawa berbagai atribut protes dan meneriakkan tuntutan agar pemerintah menghentikan tindakan provokatif di wilayah pendudukan. Kelompok aktivis ini menilai bahwa keberadaan partai tersebut hanya akan memperkeruh suasana dan memicu eskalasi kekerasan yang lebih luas di kawasan tersebut.
Salah satu koordinator lapangan dalam orasinya menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk pembelaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. “Kami hadir di sini untuk menunjukkan bahwa ada suara lain di Israel yang menolak keras kebijakan rasis dan kekerasan yang terus dipromosikan oleh partai ini terhadap warga Palestina,” ujar perwakilan aktivis tersebut di sela-sela aksi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih berjaga di sekitar lokasi untuk mencegah terjadinya bentrokan fisik. Ketegangan internal di Israel terus meningkat seiring dengan tajamnya perbedaan pandangan antara kelompok liberal dan sayap kanan mengenai masa depan hubungan dengan Palestina.

