SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi menyelenggarakan ajang budaya Erau Adat Pelas Benua di Sangatta pada 9 hingga 12 Oktober sebagai upaya strategis membidik pasar wisata nasional. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini bertujuan untuk melestarikan tradisi leluhur sekaligus memperkenalkan kekayaan adat lokal kepada khalayak luas demi meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke wilayah Kalimantan Timur.
Melalui agenda tahunan ini, pemerintah daerah meyakini bahwa pelestarian nilai-nilai budaya merupakan magnet utama bagi sektor pariwisata modern. “Pelestarian budaya diyakini menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan, dan melalui Erau Adat Pelas Benua ini, kami optimis Kutai Timur mampu bersaing di kancah pariwisata nasional,” ujar perwakilan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam pembukaan acara tersebut.
Selama festival berlangsung, para pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai prosesi sakral dan pertunjukan seni tradisional yang menjadi identitas masyarakat Kutai. Dengan pengemasan acara yang lebih profesional, Pemkab Kutim berharap perhelatan ini tidak hanya menjadi seremoni lokal, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar melalui sektor jasa pariwisata.

