FORT WALTON BEACH – Seorang mantan deputi sheriff di Florida, Eddie Duran, resmi dinyatakan tidak bersalah oleh dewan juri pada sidang akhir di Fort Walton Beach terkait kasus penembakan fatal terhadap anggota Angkatan Udara AS, Roger Fortson. Insiden tragis ini terjadi beberapa waktu lalu ketika Duran melepaskan tembakan mematikan hanya beberapa detik setelah Fortson membuka pintu apartemennya sambil memegang senjata api secara legal untuk perlindungan diri. Putusan ini diambil setelah juri mempertimbangkan bukti-bukti terkait penggunaan kekuatan mematikan dalam situasi darurat kepolisian.
Kronologi kejadian bermula saat Duran merespons laporan mengenai adanya gangguan di kompleks apartemen tersebut dan mengetuk pintu unit milik Fortson. Fortson, yang saat itu sedang berada di dalam rumah, merespons ketukan tersebut dengan membawa senjata api di tangannya. Begitu pintu terbuka, Duran langsung melancarkan tembakan yang mengakibatkan kematian pemuda berusia 23 tahun tersebut, sebuah aksi yang kemudian memicu kecaman luas dari publik dan aktivis hak asasi manusia.
Pihak pembela Duran menegaskan bahwa tindakan kliennya didasari oleh ancaman yang dirasakan secara instan saat melihat senjata di tangan korban. “Klien kami membuat keputusan dalam hitungan detik berdasarkan pelatihan yang ia terima dan ancaman nyata yang ia lihat saat pintu terbuka,” ujar kuasa hukum Duran dalam pernyataan penutupnya sebelum vonis dibacakan. Keputusan bebas ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Fortson yang terus menyuarakan tuntutan keadilan atas hilangnya nyawa sang penerbang.
