BANDUNG BARAT – Jajaran kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial MSA di Kabupaten Bandung Barat baru-baru ini karena diduga terlibat dalam aktivitas pembuatan bahan peledak ilegal secara mandiri. Penangkapan dilakukan setelah pihak berwenang menemukan bukti kuat bahwa MSA telah merakit bom jenis low hingga high explosive serta melakukan puluhan kali uji coba peledakan di area terbuka. Selain memproduksi, pelaku diringkus karena kedapatan aktif menyebarkan tutorial pembuatan bom melalui platform digital yang berpotensi membahayakan keamanan publik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, MSA diketahui telah melakukan sekitar puluhan kali percobaan peledakan di berbagai lokasi tersembunyi guna menguji kekuatan daya ledak rakitannya. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan pelaku menyebarkan panduan pembuatan bom merupakan ancaman serius yang harus segera dihentikan. “Tersangka MSA tidak hanya merakit untuk kepentingan pribadi, tetapi juga menyebarkan tutorial cara pembuatan bom yang sangat berbahaya bagi masyarakat umum,” ungkap juru bicara kepolisian dalam keterangan resminya.
Hingga saat ini, petugas telah menyita sejumlah barang bukti penting berupa bahan kimia, rangkaian kabel, serta perangkat elektronik yang digunakan pelaku untuk merakit bahan peledak tersebut dari kediamannya. Atas perbuatannya, MSA kini terancam jeratan hukum berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku mengenai kepemilikan dan penyalahgunaan bahan peledak. Kepolisian juga mengimbau warga untuk terus waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait perakitan bahan berbahaya di lingkungan sekitar.

