By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Kabut Asap Karhutla RI Kepung Negara Tetangga, Kualitas Udara Memburuk
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Kabut Asap Karhutla RI Kepung Negara Tetangga, Kualitas Udara Memburuk
Internasional

Kabut Asap Karhutla RI Kepung Negara Tetangga, Kualitas Udara Memburuk

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 1, 2026 11:18 am
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Kondisi kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah negara tetangga akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Internasional)
SHARE

JAKARTA – Sejumlah negara tetangga Indonesia, termasuk Thailand dan Filipina, melaporkan penurunan kualitas udara yang signifikan dalam beberapa hari terakhir akibat kiriman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah Sumatera dan Kalimantan. Fenomena kabut asap lintas batas ini menyusul laporan serupa yang sebelumnya telah melanda Malaysia dan Singapura, dipicu oleh arah angin yang membawa polutan melintasi perbatasan negara di kawasan Asia Tenggara.

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terhadap kesehatan masyarakat di negara-negara terdampak, mengingat indeks standar pencemaran udara yang terus meningkat. Menanggapi situasi tersebut, pihak berwenang di negara tetangga mulai mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. “Kami terus memantau pergerakan titik panas dan arah angin, serta berkoordinasi dengan negara-negara ASEAN untuk menangani dampak asap lintas batas ini secara kolektif agar tidak semakin memburuk,” ujar salah satu pejabat otoritas lingkungan setempat dalam keterangan resminya.

Meskipun pemerintah Indonesia melalui satgas karhutla terus berupaya memadamkan titik api di berbagai wilayah, kondisi cuaca kering yang ekstrem menjadi tantangan utama di lapangan. Dampak kabut asap ini tidak hanya mengancam sektor kesehatan, tetapi juga mulai mengganggu jarak pandang di jalur penerbangan internasional. Kerja sama regional kini menjadi fokus utama guna memitigasi bencana tahunan ini agar tidak merugikan lebih banyak negara di kawasan.

TAGGED:ASEANIndonesiaKabut AsapKarhutlaMalaysiaPencemaran UdaraSingapura
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Satgas PKH Ambil Alih 111 Hektare Tambang Ilegal di Kukar
Next Article 3 Hektare Lahan Bekas Sawah Terbakar di Lempake, Api Baru Padam Setelah 4 Jam

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Viral Pagar Bolong Stasiun Jatinegara, Warga Abaikan JPO demi Menyeberang
Daerah
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25 Ribu ke Level Rp2,6 Juta
Ekonomi & Bisnis
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu Terancam Pemakzulan oleh 5 Partai
Daerah
Assist Ronald Araujo ke Dominik Szoboszlai: Sengaja atau Kebetulan?
Olahraga

You Might Also Like

Donald Trump Jadikan Penjualan Senjata Taiwan Alat Tawar dengan China
Iran Serang Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Timur Tengah Memanas
Pria Bersenjata Ditangkap di Lapangan Golf Donald Trump Los Angeles
Trump Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot dan Kembangkan Senjata Mandiri
Partai Demokrat AS Desak Transparansi Kepemilikan Nuklir Israel
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?