ISTANBUL – Presiden ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan melakukan aksi penyamaran tak biasa dengan masuk ke dalam kontainer katering demi mengganti pesawat secara diam-diam di Turki pada bulan lalu setelah menghadiri KTT NATO. Langkah rahasia ini dilakukan untuk berpindah dari pesawat utama Air Force One ke pesawat yang lebih kecil tanpa terdeteksi oleh pihak asing maupun pantauan publik demi menjaga protokol keamanan tingkat tinggi selama kepulangannya.
Operasi senyap tersebut baru terungkap baru-baru ini dan mengundang perhatian dunia terkait prosedur logistik keamanan yang sangat ketat di zona internasional. Salah seorang sumber keamanan yang mengetahui detail operasional tersebut memberikan keterangan mengenai alasan di balik taktik tersebut. “Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan ekstra untuk memastikan rute kepulangan beliau tetap rahasia dan tidak dapat diprediksi oleh pihak manapun yang memonitor pergerakan pesawat kepresidenan,” ujar sumber tersebut dalam keterangannya.
Penyamaran menggunakan unit logistik makanan bandara dianggap sebagai cara paling efektif untuk mengecoh intelijen asing yang biasanya memantau pergerakan apron bandara secara ketat. Dengan memanfaatkan kontainer katering, Donald Trump berhasil berpindah landasan tanpa menarik perhatian visual sedikitpun. Insiden ini menambah daftar panjang strategi unik yang pernah dilakukan tim pengamanan presiden AS untuk melindungi pergerakan kepala negara di wilayah yang dianggap memiliki risiko keamanan tinggi.

