By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter, Nelayan Balikpapan Berhenti Melaut
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Daerah > Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter, Nelayan Balikpapan Berhenti Melaut
Daerah

Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter, Nelayan Balikpapan Berhenti Melaut

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Agustus 4, 2026 8:39 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Kapal-kapal nelayan di Balikpapan bersandar di dermaga akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang melanda perairan setempat. (Sumber: ANTARA News Kalimantan Timur Terkini)
SHARE

BALIKPAPAN – Sejumlah nelayan di Balikpapan, Kalimantan Timur, memutuskan untuk berhenti melaut sementara waktu sejak beberapa hari terakhir akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan perairan setempat. Langkah antisipasi ini diambil setelah munculnya peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sepinggan Balikpapan mengenai potensi ancaman keselamatan jiwa bagi para pencari ikan di tengah laut.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca buruk ini memicu terjadinya gelombang tinggi yang diperkirakan bisa mencapai hingga 2,5 meter di perairan Balikpapan dan sekitarnya. Pihak otoritas meteorologi menegaskan bahwa kondisi ini sangat berisiko, terutama bagi kapal-kapal nelayan berukuran kecil. “Kami meminta para nelayan untuk sementara tidak memaksakan diri melaut karena kondisi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter ini sangat berisiko bagi keselamatan jiwa,” tulis pihak BMKG dalam keterangan resminya.

Dampak dari berhentinya aktivitas melaut ini mulai dirasakan di sejumlah pasar tradisional yang mengalami penurunan pasokan ikan segar. Untuk mengisi waktu luang sembari menunggu cuaca membaik, para nelayan kini hanya melakukan kegiatan perawatan alat tangkap dan perbaikan kapal di dermaga masing-masing agar siap digunakan kembali saat kondisi perairan telah dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

TAGGED:Berita DaerahBMKG BalikpapanCuaca Ekstremgelombang tingginelayan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 14 Orang Saat Demo Damai
Next Article Hasil Pertemuan Prabowo dan PM Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

FKUB Samarinda Tetapkan 8 Program Kerja Strategis 2026-2027 untuk Perkuat Toleransi
Daerah
25 Tahun Pasca 9/11: Transformasi Besar Dunia Intelijen dan Keamanan Global
Internasional
Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI: Menag Tekankan Ukhuwah dan Inklusivitas
Event / Acara
Marion Jola Lawan Trauma Air Laut hingga Kantongi Sertifikasi Freediving
Umum / Lainnya

You Might Also Like

Andi Harun Angkat Bicara Terkait polemik pernyataan Gubernur, Sarankan Permintaan Maaf Lebih Personal
Brimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi Tangerang
AMKR Desak Evaluasi Tata Kelola Pertanahan dan Berantas Mafia Tanah di Samarinda
PAN Balikpapan Bentuk Relawan Guna Kawal Program Pemerintah dan Bantu Masyarakat
331 Rumah di Desa Tanjung Nanga Malinau Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?