SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur resmi memulai langkah strategis pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di Samarinda guna menyongsong perhelatan Pemilu 2029. Program prioritas ini digencarkan sejak dini agar seluruh hak pilih warga negara di wilayah Kalimantan Timur dapat terakomodasi secara akurat melalui proses administrasi yang transparan dan berkala.
Ketua KPU Provinsi Kaltim, Fahmi Idris, menegaskan bahwa validitas data merupakan fondasi utama dalam kesuksesan pesta demokrasi yang akan datang di wilayah tersebut. “Langkah ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya karena kendala administratif atau data yang tidak diperbarui secara berkala,” ujar Fahmi Idris saat memaparkan urgensi program tersebut kepada publik.
Selain melakukan sinkronisasi data kependudukan terbaru, KPU Kaltim juga aktif berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk menyaring data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat. Melalui pemutakhiran rutin ini, diharapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2029 mendatang akan jauh lebih bersih, valid, serta mampu meminimalisir potensi sengketa data di masa depan.

