SAMARINDA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah pedagang musiman mulai memadati berbagai titik strategis di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sejak sepekan terakhir untuk menjajakan atribut merah putih. Para pedagang yang datang dari berbagai daerah ini mulai menggelar dagangannya di sepanjang jalan protokol, seperti kawasan Simpang Empat Sempaja, guna memenuhi kebutuhan warga akan perlengkapan perayaan nasional tersebut.
Salah satu pedagang asal Bandung, Artep, mengaku sengaja datang jauh-jauh untuk memanfaatkan momentum tahunan ini dengan berjualan setiap hari mulai pukul 07.00 WITA. Ia menawarkan beragam jenis perlengkapan, mulai dari bendera berbagai ukuran hingga umbul-umbul untuk menghias perkantoran dan pemukiman warga. “Kami sudah mulai berjualan setiap hari agar masyarakat lebih mudah mendapatkan atribut kemerdekaan sejak dini,” ungkap Artep saat menjelaskan aktivitas dagangnya di kawasan Sempaja.
Kehadiran para pedagang musiman ini pun secara otomatis mengubah wajah Kota Samarinda menjadi semarak dengan nuansa merah putih di sepanjang jalur-jalur utama. Selain mempermudah akses warga dalam mendapatkan ornamen hari kemerdekaan, fenomena tahunan ini juga memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi sektor informal di ibu kota Kalimantan Timur tersebut menjelang puncak perayaan Agustus mendatang.

