SAMARINDA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar pelatihan strategi penjualan melalui teknik copywriting dan kecerdasan buatan (AI) bagi para pelaku usaha di Samarinda guna menjawab tantangan pemasaran di ekosistem digital yang serba cepat. Program bertajuk Pandu Literasi Digital ini bertujuan membekali UMKM lokal agar mampu menciptakan pesan persuasif yang efektif dalam mendatangkan traffic serta meningkatkan angka penjualan produk mereka secara signifikan di pasar daring.
Dalam sesi pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara mengoptimalkan alat berbasis AI untuk mempermudah pembuatan konten pemasaran yang kreatif dan profesional tanpa memerlukan waktu lama. Pihak penyelenggara menekankan bahwa di masa kini, kualitas produk yang unggul harus didukung oleh narasi yang mampu menarik perhatian audiens di berbagai platform media sosial. “Memiliki produk yang bagus saja tidak cukup bagi para pelaku usaha; kemampuan mengemas pesan yang persuasif kini menjadi kunci utama untuk mendatangkan calon pembeli,” ujar perwakilan penyelenggara dari program Pandu Literasi Digital.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital pelaku usaha di Samarinda agar lebih kompetitif, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan penguasaan teknologi AI dan kemampuan menulis iklan yang tepat sasaran, para wirausahawan lokal diproyeksikan mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang saat ini sangat bergantung pada interaksi di dunia digital.

