SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa seluruh bentuk pelayanan publik di lingkungan Sekretariat maupun Komisi DPRD Samarinda dipastikan tetap berjalan normal dan lancar meskipun kebijakan Work From Home (WFH) sedang diterapkan selama dua pekan ke depan. Langkah ini diambil guna menjamin aspirasi serta kebutuhan administratif masyarakat di Kota Tepian tetap terpenuhi dengan optimal tanpa hambatan berarti di tengah penyesuaian sistem kerja.
Helmi menjelaskan bahwa koordinasi antar-anggota dewan dan staf kesekretariatan tetap dilakukan secara intensif melalui platform digital agar fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran tidak terhenti. Beliau menekankan bahwa penggunaan teknologi menjadi kunci utama agar tidak ada penumpukan berkas atau penundaan agenda rapat penting yang menyangkut kepentingan orang banyak. “Kami pastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu sedikit pun, semua tugas tetap berjalan sesuai jadwal melalui sistem daring dan pembagian tugas yang efisien,” tegas Helmi Abdullah saat memberikan keterangannya.
Kebijakan pembatasan fisik ini diharapkan tidak menyurutkan produktivitas kerja para pegawai di lingkungan legislatif tersebut. Dengan dukungan infrastruktur teknologi yang memadai, DPRD Samarinda optimis tetap mampu memberikan pelayanan prima serta merespons cepat setiap masukan masyarakat demi menjaga kesinambungan pembangunan daerah meski dalam kondisi WFH.

