By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Trump Tuding Oposisi Demokrat dan Republik Hambat Negosiasi dengan Iran
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Trump Tuding Oposisi Demokrat dan Republik Hambat Negosiasi dengan Iran
Internasional

Trump Tuding Oposisi Demokrat dan Republik Hambat Negosiasi dengan Iran

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Juni 2, 2026 3:18 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Presiden Donald Trump saat memberikan pernyataan mengenai kendala politik domestik yang menghambat proses negosiasi internasional dengan Iran. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Internasional)
SHARE

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam dengan menuding Partai Demokrat serta sejumlah politikus dari partainya sendiri, Republik, sebagai penghambat utama dalam upaya mencapai kesepakatan diplomatik baru dengan Iran di Washington baru-baru ini. Trump menilai bahwa sikap oposisi yang tidak solid di dalam negeri memberikan harapan palsu bagi Teheran untuk menunda pembicaraan hingga situasi politik di AS berubah.

Kekecewaan ini disampaikan Trump di tengah ketegangan yang terus meningkat antara kedua negara terkait program nuklir dan stabilitas di Timur Tengah. Trump meyakini bahwa persatuan domestik sangat krusial agar Iran merasa terdesak untuk segera kembali ke meja perundingan. “Mereka membuat Iran berpikir bahwa mereka bisa menunggu hingga pemilihan berikutnya untuk melihat apakah mereka bisa mendapatkan kesepakatan yang lebih baik dengan orang lain,” tegas Trump saat memberikan pernyataan resminya.

Meskipun tekanan ekonomi melalui sanksi berat terus diberlakukan, Trump mengakui bahwa gangguan dari lawan politiknya di Washington justru memberikan ruang bagi Iran untuk tetap bertahan. Ia berharap dukungan penuh dari kongres dapat memperkuat posisi tawar Amerika Serikat guna memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir di masa depan melalui kesepakatan yang lebih komprehensif.

TAGGED:Amerika SerikatDonald TrumpIranPartai DemokratPartai RepublikPolitik Internasional
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Timnas Indonesia U-19 Libas Myanmar 3-0, Nova Arianto Ungkap Syukur
Next Article Kebakaran Kemayoran Gempol Padam Setelah 7 Jam, 35 Unit Damkar Diterjunkan

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Emil Audero Tampil Gemilang, Jose Mourinho Beri Peringatan Usai Real Madrid Libas Rayo Vallecano
Olahraga
Banjir Bandang Nepal: 1.300 Orang Tewas dan 5.000 Warga Hilang
Internasional
Flavio Bolsonaro Diselidiki Atas Dugaan Korupsi Dana Film Biografi
Internasional
Warga Beutong Ateuh Aceh Tolak Izin Tambang Pasca Banjir Bandang
Daerah

You Might Also Like

Iran Serang Pangkalan AS di Arab Saudi, Donald Trump Soroti Kekalahan Inggris
Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Mekkah
Rekaman CCTV Ungkap Aksi Cole Tomas Allen, Tersangka Penembakan Donald Trump
Rebutan AS-Iran: Inilah Sederet Kegunaan Uranium Selain Bom Nuklir
Hakim Shin Jong-o Tewas Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?