SORONG – Sejumlah pemerintah daerah di wilayah Papua, mulai dari Kabupaten Asmat hingga Kota Sorong, resmi memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa pada pekan ini guna menghindari dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih pekat menyelimuti kawasan tersebut.
Keputusan krusial ini diambil menyusul kualitas udara yang belum membaik dan berisiko tinggi memicu gangguan pernapasan akut bagi anak-anak usia sekolah. Salah satu perwakilan otoritas pendidikan setempat menegaskan, “Langkah perpanjangan PJJ ini merupakan prioritas utama kami untuk melindungi kesehatan siswa dari paparan asap karhutla yang sangat berbahaya jika mereka harus pergi ke sekolah,” ujarnya.
Selain kebijakan belajar dari rumah, pihak sekolah juga diminta mengoptimalkan penggunaan platform daring agar proses akademik tetap berjalan lancar meskipun tanpa interaksi tatap muka. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus waspada, membatasi aktivitas luar ruangan, dan selalu menggunakan masker mengingat kondisi udara yang masih masuk dalam kategori tidak sehat di sebagian besar wilayah Papua.

