PASER – Persiapan Training Center (TC) Kontingen Kabupaten Paser untuk menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 mengalami hambatan teknis yang dibahas dalam rapat koordinasi di Gedung KONI Paser pada Selasa (8/9/2026). Kendala utama ini muncul karena Technical Handbook (THB) pertandingan belum diterbitkan oleh pihak penyelenggara provinsi, sehingga sejumlah cabang olahraga (cabor) di Paser belum bisa memfinalisasi daftar nama serta jumlah atlet yang akan mengikuti pemusatan latihan tersebut.
Ketiadaan THB menjadi faktor krusial karena dokumen tersebut merupakan acuan utama mengenai kategori kelas yang dipertandingkan serta regulasi batasan usia atlet. Tanpa panduan resmi ini, pengurus cabor kesulitan menentukan komposisi skuat terbaik, yang secara otomatis berdampak pada ketidakpastian alokasi anggaran dan kebutuhan logistik yang harus disiapkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser.
Kondisi ini dikonfirmasi dalam pertemuan yang dihadiri oleh pengurus cabor dan stakeholder terkait untuk mencari solusi jangka pendek sembari menunggu kepastian dari provinsi. “Sejumlah cabang olahraga belum dapat memastikan nama maupun jumlah atlet yang akan mengikuti TC lantaran Technical Handbook (THB) pertandingan belum diterbitkan,” ungkap perwakilan pihak terkait dalam rapat persiapan tersebut untuk menjelaskan hambatan yang sedang dihadapi kontingen.
KONI Paser berharap agar THB segera dirilis dalam waktu dekat agar program latihan terpusat dapat segera berjalan maksimal. Hal ini dianggap sangat mendesak demi memastikan kesiapan fisik dan mental para atlet Bumi Daya Taka agar mampu meraih prestasi maksimal dan membawa pulang medali pada ajang Porprov Kaltim 2026 mendatang.

