KARAK – Sekelompok pria bersenjata melepaskan tembakan secara brutal di sebuah gereja di Provinsi Karak, Yordania Selatan, yang mengakibatkan sedikitnya tujuh orang tewas pada waktu setempat. Insiden tragis ini terjadi saat para pelayat sedang melangsungkan prosesi pemakaman di kawasan yang dikenal sebagai pemukiman komunitas Kristen yang telah lama menetap di wilayah tersebut. Pihak kepolisian segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area dan mengejar para pelaku yang melarikan diri setelah melakukan aksi penyerangan.
Hingga saat ini, otoritas keamanan Yordania masih menyelidiki motif di balik serangan mematikan yang menargetkan tempat ibadah tersebut. Provinsi Karak merupakan wilayah bersejarah di Yordania yang memiliki keberagaman komunitas, sehingga serangan ini mengejutkan warga lokal dan memicu kecaman luas atas kekerasan di tengah acara keagamaan yang sakral. Keamanan di sekitar lokasi kejadian pun diperketat guna mencegah potensi serangan susulan.
Kepala Polisi Yordania mengonfirmasi rincian kejadian tersebut dalam pernyataan resminya kepada publik. “Penembakan tersebut terjadi saat upacara pemakaman berlangsung di Provinsi Karak, yang merupakan rumah bagi komunitas Kristen yang sudah lama berdiri,” tegasnya saat memberikan keterangan terkait situasi di lapangan. Pernyataan ini mempertegas bahwa serangan terjadi di tengah kerumunan masyarakat yang sedang berduka.
Pemerintah Yordania kini terus melakukan koordinasi dengan tim medis untuk mengidentifikasi seluruh korban jiwa dan memberikan perawatan bagi korban luka jika ditemukan. Kejadian ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, khususnya di wilayah-wilayah sensitif yang dihuni oleh komunitas minoritas.
