By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Barack Obama Peringatkan Bahaya AI, Desak AS Segera Susun Regulasi Ketat
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Teknologi > Barack Obama Peringatkan Bahaya AI, Desak AS Segera Susun Regulasi Ketat
Teknologi

Barack Obama Peringatkan Bahaya AI, Desak AS Segera Susun Regulasi Ketat

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 14, 2026 3:18 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Mantan Presiden AS Barack Obama saat menekankan pentingnya pengawasan terhadap teknologi Kecerdasan Buatan (AI). (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Internasional)
SHARE

WASHINGTON DC – Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mendesak pemerintah pusat dan Partai Demokrat di Washington DC baru-baru ini untuk segera menyusun regulasi ketat terkait perkembangan pesat Kecerdasan Buatan (AI) demi mengantisipasi potensi ancaman keamanan nasional serta dampak buruk bagi masyarakat global.

Obama menekankan bahwa tanpa aturan hukum yang jelas, teknologi AI berisiko tinggi memicu disinformasi masif hingga ancaman siber yang sulit dikendalikan oleh otoritas terkait. “Teknologi ini bergerak sangat cepat, dan jika kita tidak menetapkan batasan atau panduan dasar sekarang, risikonya terhadap demokrasi dan masyarakat akan sangat besar,” ujar Obama secara tegas dalam pernyataan resminya.

Melalui dorongan ini, Obama berharap pemerintah AS dapat segera membuka dialog publik yang transparan untuk merumuskan kebijakan yang seimbang antara kemajuan inovasi dan perlindungan warga. Langkah ini dinilai krusial agar penggunaan AI di masa depan tetap berada dalam koridor etika dan tidak membahayakan stabilitas tatanan sosial dunia.

TAGGED:AIAmerika SerikatBarack ObamaKecerdasan BuatanRegulasi AIteknologi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Api Karhutla Bromo Meluas ke Jemplang, Jalur Malang-Lumajang Terancam

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Api Karhutla Bromo Meluas ke Jemplang, Jalur Malang-Lumajang Terancam
Daerah
Ronaldo Tuntut Larangan Seumur Hidup bagi Fans yang Ejek Ruben Neves
Olahraga
Prabowo Subianto Tegaskan Suara Global South Harus Didengar di KTT BRICS
Internasional
Emil Audero Tampil Gemilang, Jose Mourinho Beri Peringatan Usai Real Madrid Libas Rayo Vallecano
Olahraga

You Might Also Like

Troy Jackson Unggul dalam Bursa Pengganti Graham Platner di Maine
Pertemuan Trump dan Xi Jinping di Beijing: Awali Dialog dengan Jabat Tangan
Trump Batalkan Lisensi Produksi Rudal Patriot ke Ukraina, Zelensky Gigit Jari
Kushner Temui Netanyahu Bahas Gaza, Israel Tegaskan Syarat Pelucutan Senjata Hamas
Donald Trump Ucapkan Terima Kasih kepada Xi Jinping dan Putin: Sinyal Baru Diplomasi AS
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?