JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi menyambut baik langkah strategis Komisi II DPR RI yang membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk penguatan pengelolaan wilayah perbatasan di Jakarta baru-baru ini. Inisiatif ini diambil guna mengoptimalkan pembangunan di daerah terdepan dan tertinggal melalui sinkronisasi kebijakan yang lebih komprehensif antara pemerintah pusat dan legislatif. Kehadiran Panja ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai tantangan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di titik-titik krusial perbatasan NKRI.
Tito Karnavian menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kedaulatan wilayah yang lebih kokoh. “Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Komisi II DPR RI, karena kolaborasi antar lembaga adalah kunci utama untuk percepatan pembangunan di wilayah perbatasan kita,” ujar Mendagri dalam keterangannya terkait upaya integrasi pembangunan nasional tersebut.
Selain fokus pada pembangunan fisik, penguatan ini juga mencakup aspek keamanan serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi warga di garda terdepan negara. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal hasil kerja Panja ini agar kebijakan yang dihasilkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Upaya ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan wilayah perbatasan sebagai beranda depan negara yang mandiri, aman, dan berdaya saing tinggi.

