SAMARINDA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka pelatihan penguatan penguasaan Coding dan Artificial Intelligence (AI) di Kota Samarinda guna menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi digital. Program strategis ini ditujukan bagi siswa madrasah dan santri pondok pesantren agar mampu bersaing secara global menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan tetap berpegang teguh pada karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Langkah ini merupakan respon cepat Kemenag Kaltim terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi yang mulai menyentuh seluruh lini kehidupan. Integrasi antara kecanggihan teknologi dan spiritualitas diharapkan mampu melahirkan inovator yang beretika. Perwakilan Kanwil Kemenag Kaltim menegaskan pentingnya keseimbangan ini dalam sambutannya: “Penguasaan coding dan AI di lingkungan madrasah harus menjadi fondasi bagi generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat sebagai identitas bangsa.”
Melalui pelatihan intensif ini, para peserta diharapkan dapat memahami logika pemrograman serta pemanfaatan kecerdasan buatan untuk kemaslahatan umat. Upaya sistematis ini menjadi bagian dari transformasi digital di sektor pendidikan agama Islam di Kalimantan Timur demi melahirkan sumber daya manusia yang kompetitif, kreatif, dan tetap menjunjung tinggi moralitas di tengah arus modernisasi dunia.

