SAMARINDA – Tanoto Scholars Association (TSA) Universitas Mulawarman (UNMUL) resmi meluncurkan program Cilukba (Cinta Anak dan Ibu melalui Kolaborasi dan Edukasi) di Samarinda untuk menekan angka stunting melalui penguatan pola asuh. Kegiatan ini menyasar para ibu dan balita dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam bahwa pencegahan stunting tidak hanya bertumpu pada asupan gizi, tetapi juga stimulasi psikososial yang tepat selama masa emas pertumbuhan anak.
Program ini menitikberatkan pada pentingnya edukasi berkelanjutan bagi orang tua mengenai metode pengasuhan yang mendukung perkembangan kognitif dan fisik balita. Perwakilan penyelenggara menekankan bahwa interaksi berkualitas antara orang tua dan anak menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas. “Pola asuh yang tepat menjadi kunci utama dalam memastikan tumbuh kembang anak optimal dan menjadi senjata ampuh untuk memutus rantai stunting di masyarakat,” ujar salah satu koordinator TSA UNMUL dalam sesi edukasi tersebut.
Melalui inisiatif Cilukba, diharapkan kesadaran masyarakat di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda, terhadap kesehatan mental ibu dan stimulasi anak semakin meningkat. Pendekatan kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dan komunitas mampu memberikan dampak positif dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat penurunan angka stunting secara nasional.

