PANDEGLANG – Sebuah kecelakaan maut menimpa rombongan sekolah di Pandeglang setelah satu unit mobil pikap yang mengangkut 20 orang siswa terguling secara tragis pada saat melintas di jalan raya hari ini. Insiden memilukan tersebut mengakibatkan seorang siswa dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara belasan siswa lainnya mengalami luka-luka serius dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan investigasi mendalam guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Berdasarkan dugaan awal, kendaraan bak terbuka tersebut hilang kendali akibat beban muatan yang melebihi kapasitas operasional. “Kami masih melakukan penyelidikan intensif di lapangan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti mengapa mobil tersebut bisa terguling,” ujar salah satu petugas kepolisian yang menangani kasus ini.
Peristiwa ini menjadi sorotan tajam bagi masyarakat terkait faktor keamanan transportasi rombongan sekolah, terutama penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang manusia. Pihak berwenang mengimbau agar sekolah dan orang tua lebih selektif dalam memilih moda transportasi demi menjamin keselamatan siswa. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Pandeglang untuk proses hukum lebih lanjut.

