By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang: Cuaca Panas dan Gas Metana Jadi Pemicu
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Daerah > Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang: Cuaca Panas dan Gas Metana Jadi Pemicu
Daerah

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang: Cuaca Panas dan Gas Metana Jadi Pemicu

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Juli 6, 2026 2:01 pm
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Asap tebal menyelimuti area TPA Jatiwaringin di Tangerang saat petugas berupaya memadamkan api yang dipicu oleh cuaca panas dan gas metana. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia)
SHARE

TANGERANG – Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir akibat kombinasi cuaca panas ekstrem dan tingginya kandungan gas metana di tumpukan sampah. Tim pemadam kebakaran terus berupaya keras melokalisir titik api yang sulit dikendalikan karena hembusan angin kencang serta medan yang dipenuhi material mudah terbakar. Insiden ini memicu kekhawatiran masyarakat sekitar terkait polusi udara dan dampak kesehatan jangka panjang akibat asap sisa pembakaran sampah yang pekat.

Kondisi cuaca panas yang menyengat memicu penguapan gas metana yang tertimbun di bawah gunungan sampah, sehingga menciptakan potensi kebakaran secara spontan dari dalam tanah. Petugas di lapangan melaporkan bahwa tantangan operasional tidak hanya berasal dari luasnya area yang terbakar, tetapi juga sulitnya akses sumber air dan struktur tumpukan sampah yang labil. Upaya pendinginan terus dilakukan secara intensif guna mencegah munculnya titik api baru yang bisa memperluas dampak kerusakan lingkungan di kawasan tersebut.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa fenomena alam ini memerlukan penanganan khusus agar api tidak merambat ke area pemukiman warga terdekat. “Kombinasi cuaca panas ekstrem dan gas metana di bawah tumpukan sampah membuat api sangat cepat merambat, sehingga kami harus bekerja ekstra keras melakukan penyiraman secara berkelanjutan,” ungkap salah satu petugas operasional di lokasi TPA Jatiwaringin. Masyarakat pun diimbau untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk meminimalisir paparan asap kebakaran.

TAGGED:berita TangerangCuaca PanasGas MetanaKebakaran SampahTangerangTPA Jatiwaringin
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Budaya Tertib Lalu Lintas: Kunci Keselamatan Jalan dari Korlantas Polri
Next Article JPPI Terima 301 Aduan SPMB, Jalur Domisili Paling Banyak Masalah

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Hasil Pilpres Brasil: Lula da Silva Menang, Akhiri Dominasi Sayap Kanan
Internasional
17 WNA Malaysia dan Singapura Ditangkap di Bali, Kelola Markas Pinjol Ilegal
Hukum & Kriminal
Cara Mendapatkan Kaki Palsu Gratis BPJS Kesehatan: Syarat dan Prosedur Terbaru
Umum / Lainnya
Bursa Transfer: Arsenal Incar Striker Muda Monza Gustavo Varela
Olahraga

You Might Also Like

Pemprov Kaltim Sisir Kendaraan Tambang Tak Teregistrasi Demi Genjot PAD
Pemkab Penajam Gelar Lomba Video Pendek KIM untuk Promosi Potensi Desa
Perkembangan UPT Desa Keladen Paser: 110 KK Transmigran Kini Jadi Masyarakat Mandiri
DPRD Kaltim Dorong Edukasi HIV/AIDS Diperluas Guna Hapus Stigma ODHIV
Pilu Penyintas Tsunami Aceh: Trauma Mendalam Pascabencana Banjir 2025
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?