BALIKPAPAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur mencapai 1.202 titik panas (hotspot) pada Kamis (20/8/2026), namun operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dipastikan tetap berjalan normal. Meskipun kabut asap mulai mengancam jarak pandang di beberapa wilayah Kalimantan, otoritas bandara di Balikpapan mengonfirmasi bahwa sejauh ini belum ada gangguan signifikan terhadap jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat.
Pihak pengelola bandara terus melakukan pemantauan ketat terhadap visibilitas udara guna memastikan keselamatan seluruh pengguna jasa transportasi udara di tengah meningkatnya intensitas kebakaran lahan. “Hingga saat ini, kondisi di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan belum terdampak karhutla dan operasional penerbangan masih aman terkendali bagi maskapai maupun penumpang,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara SAMS Sepinggan dalam keterangan resminya.
Peningkatan jumlah titik panas di Kaltim ini memang menjadi perhatian serius bagi sektor transportasi udara, mengingat dampak asap yang kerap mengganggu bandara regional lainnya. Kendati demikian, fasilitas navigasi dan kondisi cuaca di Balikpapan masih berada dalam ambang batas aman, sehingga aktivitas penerbangan domestik maupun internasional tidak mengalami penundaan akibat faktor Karhutla.

