TEHERAN – Pemerintah Iran resmi membuka kembali jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz pada Senin (20/4) setelah sempat ditutup selama dua hari sejak Sabtu (18/4) akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.
Keputusan ini diambil guna memulihkan arus logistik global yang sempat terhambat di salah satu jalur distribusi minyak mentah paling krusial di dunia tersebut.
Meskipun operasional telah kembali normal, pihak Teheran mengeluarkan peringatan keras akan menutup kembali akses selat strategis itu jika aksi blokade oleh Amerika Serikat terus berlanjut.
Langkah ini menjadi sinyal bagi komunitas internasional mengenai sensitifnya stabilitas keamanan di wilayah perairan Teluk yang berdampak langsung pada ekonomi dunia.

