SANA’A – Kelompok Houthi di Yaman secara resmi mengumumkan pemberlakuan blokade laut terhadap wilayah perairan Arab Saudi mulai pekan ini sebagai respons tegas atas pengepungan yang telah berlangsung selama 12 tahun. Langkah drastis ini diambil untuk menekan pemerintah Riyadh agar segera menghentikan pembatasan ekonomi dan militer yang dinilai telah menyengsarakan warga Yaman selama lebih dari satu dekade terakhir.
Dalam pengumuman resminya, pihak Houthi menegaskan bahwa tindakan ini mulai berlaku segera dan akan menargetkan akses logistik yang menuju pelabuhan-pelabuhan strategis Arab Saudi. “Blokade ini adalah jawaban langsung terhadap pengepungan selama 12 tahun yang mematikan bagi rakyat kami, dan kami tidak akan tinggal diam atas ketidakadilan ini,” ujar juru bicara militer Houthi dalam pernyataan tertulisnya di Sana’a.
Kebijakan ini diperkirakan akan memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Laut Merah serta mengancam stabilitas jalur perdagangan internasional. Komunitas global kini mengkhawatirkan dampak dari blokade tersebut terhadap distribusi pasokan energi dan barang, mengingat posisi geografis Arab Saudi yang sangat vital dalam peta logistik dunia.

