BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara resmi mendorong penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) serta penerapan teknologi pertanian modern dan hilirisasi di tingkat desa se-Provinsi Lampung baru-baru ini guna meningkatkan produktivitas lahan dan memastikan kesejahteraan petani lokal semakin meningkat. Langkah strategis ini diambil sebagai solusi konkret untuk menghadapi tantangan ketergantungan pada pupuk kimia sekaligus mengoptimalkan potensi komoditas unggulan daerah di pasar nasional.
Program ini fokus pada transformasi pola pikir petani agar beralih ke pertanian berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan namun tetap memiliki daya hasil tinggi. Selain penggunaan pupuk organik, Gubernur Lampung juga menekankan pentingnya modernisasi alat mesin pertanian agar proses produksi dari hulu ke hilir menjadi lebih efisien dan memiliki nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi masyarakat pedesaan.
Dalam keterangannya, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa hilirisasi di tingkat desa adalah kunci utama kemandirian ekonomi para petani. “Kita ingin para petani di Lampung tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga mampu mengolahnya di desa masing-masing melalui hilirisasi agar keuntungan yang didapat jauh lebih maksimal dan berkelanjutan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan arahan terkait penguatan sektor agraris.

