SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi memulai langkah strategis dengan mengoptimalkan lahan-lahan tidur di lingkungan sekolah wilayah Samarinda dan sekitarnya untuk dijadikan kawasan lumbung pangan sejak Oktober 2024. Inisiatif ini diambil guna memanfaatkan area yang tidak produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah melalui pemberdayaan sektor pertanian di lingkungan pendidikan.
Program ini bertujuan mengubah lahan kosong yang selama ini terbengkalai menjadi area bercocok tanam yang menghasilkan berbagai komoditas pangan. Selain memberikan manfaat lingkungan, langkah ini juga menjadi sarana edukasi praktis bagi para siswa. “Pemerintah memanfaatkan lahan-lahan tidur di sekolah sebagai lumbung pangan untuk memberikan nilai tambah serta menanamkan kesadaran kemandirian pangan kepada generasi muda,” ujar perwakilan Disdikbud Kaltim dalam keterangan resminya.
Melalui pengoptimalan lahan ini, sekolah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri serta menciptakan ekosistem hijau yang produktif. Disdikbud Kaltim berkomitmen untuk terus mendampingi sekolah dalam proses pengelolaan lahan agar program ini berkelanjutan dan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi warga sekolah di masa depan.

