By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Tragis, Deportan Amerika Serikat Disiksa di Penjara Hotel Guinea Khatulistiwa
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Tragis, Deportan Amerika Serikat Disiksa di Penjara Hotel Guinea Khatulistiwa
Internasional

Tragis, Deportan Amerika Serikat Disiksa di Penjara Hotel Guinea Khatulistiwa

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 19, 2026 3:23 am
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
SHARE

MALABO – Sejumlah warga yang dideportasi dari Amerika Serikat dilaporkan mengalami penyiksaan dan penyekapan secara tidak manusiawi di sebuah hotel di Malabo, Guinea Khatulistiwa, yang kini beralih fungsi menjadi penjara mengerikan. Para pria tersebut diduga menjadi korban kekerasan sistematis oleh pemerintah otokratis setempat yang merupakan mitra dalam program deportasi pemerintahan Presiden Donald Trump. Laporan saksi mata mengungkapkan bahwa para deportan dibawa dalam kondisi kepala tertutup (hooded) dan mengalami pemukulan berat setibanya mereka di lokasi tersebut untuk menjalani masa penahanan.

Kondisi di dalam fasilitas tersebut digambarkan sangat jauh dari standar kemanusiaan, di mana para tahanan hidup di bawah ancaman kekerasan fisik setiap harinya. Salah satu saksi mata yang melihat kejadian tersebut mengungkapkan betapa brutalnya perlakuan yang diterima para tahanan. “Mereka memperlakukan para deportan seperti penjahat berbahaya, menutup kepala mereka dengan kain, dan memberikan pukulan bertubi-tubi tanpa alasan yang jelas di dalam hotel tersebut,” ujar seorang saksi terkait situasi mencekam di sana.

Kemitraan antara Amerika Serikat dan pemerintah Guinea Khatulistiwa dalam program pemulangan warga ini kini menuai kritik tajam dari berbagai aktivis kemanusiaan internasional. Kerja sama ini dinilai mengabaikan keselamatan nyawa para deportan karena mengirim mereka kembali ke tangan rezim yang represif. Hingga saat ini, situasi di hotel yang menjadi penjara tersebut masih terus dipantau di tengah desakan agar ada investigasi independen terkait pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi.

TAGGED:Amerika SerikatDeportasiDonald TrumpGuinea KhatulistiwaPelanggaran HAM
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pembangunan Meningkat, Jumlah Kampung Mandiri di Berau Terus Bertambah
Next Article 37 Peserta Kafilah Kaltim Berhasil Melaju ke Final MTQ Nasional XXXI

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Kesal Tak Dapat Nobel Perdamaian, Donald Trump Kritik Keras Imigran Norwegia
Internasional
Karhutla Bromo 2026: 1.807 Hektare Hangus, Petugas dan Atlet Jadi Korban
Nasional
Gadi Eisenkot Muncul Jadi Penantang Utama Benjamin Netanyahu di Pemilu Israel
Internasional
Kasus Bullying 13 Siswi SMPN 10 Ciputat, KPAI Desak Proses Hukum Pelaku
Pendidikan

You Might Also Like

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit Usai Bertemu Raja
Prabowo Subianto Tegaskan Suara Global South Harus Didengar di KTT BRICS
Keluarga Bantah Rumor Satu Keluarga di India Tewas Terlilit Cicilan iPhone
Donald Trump Diduga Gunakan Dana Pajak untuk Iklan Pencitraan Diri
AS dan Iran Gelar Perundingan di Swiss Saat Selat Hormuz Resmi Ditutup
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?