JAKARTA – Sebanyak 4.132 personel gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disiagakan untuk mengamankan aksi demonstrasi yang digelar oleh massa Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada hari ini. Penyiagaan ribuan personel ini dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi oleh elemen mahasiswa dan rakyat tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya di pusat ibu kota.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya menjaga kondusivitas selama aksi berlangsung di lapangan. Aparat keamanan telah memetakan titik-titik krusial di sekitar Medan Merdeka guna mengantisipasi terjadinya gesekan atau kemacetan lalu lintas yang parah akibat konsentrasi massa aksi tersebut.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengawal jalannya aksi ini agar hak warga negara dalam berpendapat tetap terpenuhi tanpa mengabaikan ketertiban umum,” ujar perwakilan petugas keamanan di lokasi. Selain pengamanan fisik, rekayasa lalu lintas di sekitar Monas juga disiapkan secara situasional mengikuti perkembangan kondisi massa di lapangan.
Hingga saat ini, aparat terus berjaga di berbagai titik akses masuk menuju Monas. Masyarakat yang hendak melintasi kawasan Jalan Medan Merdeka diimbau untuk mencari jalur alternatif demi menghindari potensi kepadatan kendaraan yang mungkin timbul selama aksi demonstrasi berlangsung.

