BALIKPAPAN – Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan resmi memulai fase debarkasi atau pemulangan jemaah haji tahun 2026 pada Minggu (22/6/2026). Proses penyambutan Kloter 1 yang membawa jemaah asal Samarinda dan Sulawesi Utara ini dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan fasilitas garbarata (boarding bridge) untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan alur kedatangan jemaah di area terminal.
Peningkatan layanan ini bertujuan untuk mempermudah mobilisasi jemaah haji, khususnya bagi mereka yang masuk dalam kategori lanjut usia (lansia). “Penggunaan garbarata ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah, guna memastikan proses turun dari pesawat hingga menuju area pemeriksaan berjalan lebih efektif dan nyaman,” ungkap pihak manajemen Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dalam keterangan resminya.
Selain optimalisasi fasilitas fisik, manajemen bandara juga memperkuat sinergi dengan instansi terkait seperti Imigrasi, Bea Cukai, serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Melalui koordinasi yang intensif, diharapkan seluruh rangkaian proses administrasi dan penanganan bagasi dapat diselesaikan dengan cepat sehingga jemaah bisa segera menuju asrama haji untuk bertemu dengan keluarga masing-masing.

