WASHINGTON – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) secara resmi mengakhiri rangkaian operasi militer berupa serangan udara ke wilayah Iran yang telah berlangsung selama tujuh malam berturut-turut pada Jumat (17/7) malam. Langkah penghentian serangan ini dilakukan setelah pihak militer AS merasa target operasi telah tercapai guna menanggapi dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah yang terus bergejolak dalam sepekan terakhir.
Keputusan penghentian operasi ini dikonfirmasi langsung melalui pernyataan resmi otoritas militer Amerika Serikat yang memantau perkembangan situasi di lapangan secara intensif. Dalam keterangannya, pihak militer menegaskan status terkini mengenai aktivitas tempur tersebut. “Operasi militer AS selama tujuh malam berturut-turut ke Iran resmi berakhir pada Jumat malam,” tegas perwakilan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM).
Meskipun serangan fisik telah dinyatakan berakhir, militer Amerika Serikat tetap mempertahankan status siaga tinggi di kawasan tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi balasan. Fokus kini beralih pada upaya pemantauan intelijen dan koordinasi dengan sekutu internasional guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah Iran dan sekitarnya tetap terjaga pasca-berakhirnya operasi militer tersebut.

