JAKARTA – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim secara resmi mengirimkan surat langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Jakarta guna meminta bantuan penyelesaian kendala investasi yang dihadapi perusahaan Malaysia di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons atas adanya hambatan hukum dan administrasi yang dialami oleh sejumlah investor Negeri Jiran dalam menjalankan bisnis mereka di tanah air.
Permasalahan ini mencuat ke publik setelah Anwar mengakui adanya laporan terkait hambatan operasional yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah Indonesia. Dalam penjelasannya, Anwar menekankan pentingnya sinergi antara kedua negara untuk memastikan setiap masalah investasi dapat diselesaikan secara adil. “Saya telah mengirim surat langsung kepada Presiden Prabowo untuk meminta bantuan penyelesaian kasus tersebut,” ujar Anwar saat menanggapi persoalan yang menimpa perusahaan-perusahaan Malaysia tersebut.
Melalui surat diplomatik ini, pihak Malaysia berharap Presiden Prabowo dapat memberikan arahan terkait penyelesaian urusan administrasi dan kepastian hukum bagi para investor. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan konflik yang sedang terjadi, tetapi juga mampu memperkuat iklim investasi dan hubungan bilateral ekonomi antara Indonesia dan Malaysia di masa depan.

