SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) secara tegas menekankan pentingnya penggunaan data tunggal bagi seluruh perangkat daerah di Samarinda baru-baru ini sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan pengentasan kemiskinan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap program intervensi sosial dan ekonomi yang dijalankan oleh pemerintah provinsi dapat terlaksana secara lebih akurat, efektif, dan efisien guna menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sinkronisasi data antarinstansi dipandang sebagai solusi utama untuk menghindari terjadinya tumpang tindih bantuan serta memastikan transparansi anggaran daerah. “Penggunaan data tunggal sangat krusial sebagai dasar pengambilan keputusan agar seluruh program pengentasan kemiskinan di Kalimantan Timur benar-benar tepat sasaran dan memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar perwakilan Pemprov Kaltim saat memberikan pengarahan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Melalui penguatan integrasi data ini, Pemprov Kaltim berharap sinergi antarlembaga dapat meningkat sehingga target penurunan angka kemiskinan dapat tercapai lebih cepat. Selain mempermudah pemetaan penduduk miskin, sistem data terpadu ini juga akan memudahkan proses evaluasi berkala terhadap keberhasilan program-program pemberdayaan yang telah dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Timur.

