YERUSALEM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemimpin blok oposisi Gadi Eisenkot saling mengeklaim kemenangan dalam Pemilihan Umum Israel yang digelar pada Rabu waktu setempat di tengah kondisi hasil perolehan suara yang masih belum pasti. Kedua tokoh politik tersebut menyampaikan pidato optimisme di hadapan para pendukungnya masing-masing di Yerusalem dan Tel Aviv segera setelah tengah malam, meskipun proses penghitungan suara resmi diprediksi akan memakan waktu hingga beberapa hari ke depan.
Persaingan ketat ini memicu ketegangan politik karena kedua belah pihak merasa memiliki mandat yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru. Dalam orasinya yang penuh semangat, Netanyahu menegaskan bahwa bloknya berada di posisi yang menguntungkan untuk memimpin kembali negara tersebut. “Berdasarkan antusiasme rakyat yang kita saksikan malam ini, saya sangat yakin bahwa kami akan memimpin pemerintahan Israel berikutnya,” tegas Benjamin Netanyahu saat menyapa para pendukungnya.
Di sisi lain, Gadi Eisenkot yang memimpin koalisi oposisi juga tidak mau kalah dan menyatakan bahwa perubahan kepemimpinan sudah di depan mata bagi masyarakat Israel. Kondisi kebuntuan politik ini memaksa kedua kubu untuk segera melakukan negosiasi koalisi dengan partai-partai kecil guna memenuhi syarat mayoritas di parlemen. Saat ini, publik masih menunggu hasil final dari komisi pemilihan umum untuk menentukan siapa yang benar-benar akan menduduki kursi kekuasaan tertinggi di Israel.

