RICHMOND – Sebanyak lima orang, termasuk empat anak di bawah umur berusia 5 hingga 16 tahun, ditemukan tewas di dalam sebuah apartemen di Richmond, Utah, Amerika Serikat, setelah pihak kepolisian mendeteksi adanya kadar karbon monoksida yang sangat tinggi di lokasi kejadian. Insiden tragis ini terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan kesejahteraan di hunian tersebut dan menemukan para korban sudah tidak bernyawa di tengah konsentrasi gas yang mematikan.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kematian, meskipun indikasi kuat mengarah pada keracunan gas yang tidak berbau tersebut. “Kadar karbon monoksida yang kami deteksi di dalam bangunan tersebut jauh melampaui ambang batas aman bagi manusia,” ujar perwakilan kepolisian Richmond dalam pernyataan resminya terkait kondisi di lokasi kejadian.
Kejadian ini mengejutkan warga sekitar karena para korban ditemukan secara bersamaan di dalam satu unit apartemen. Pihak medis dan tim forensik kini tengah bekerja untuk mengidentifikasi seluruh korban serta memeriksa sistem ventilasi bangunan guna mencari sumber kebocoran gas yang menjadi pemicu utama musibah memilukan di pemukiman Utah tersebut.
