BOISE – Penyelidik di Boise, Idaho, baru-baru ini membuka kembali penyelidikan terhadap seorang pria misterius yang dikenal sebagai ‘Unknown Wanderer’ yang melakukan bunuh diri di sebuah gereja pada tahun 1982, karena diduga memiliki keterkaitan kuat dengan kasus pembunuhan berantai Tylenol yang belum terpecahkan di Chicago pada tahun yang sama. Langkah ini diambil setelah tim forensik menemukan petunjuk baru yang menghubungkan keberadaan pria tersebut dengan periode waktu terjadinya tragedi keracunan obat yang menewaskan tujuh orang tersebut.
Pria misterius itu ditemukan tewas tidak lama setelah insiden tragis di Chicago, di mana kapsul Tylenol di rak-rak toko ditemukan telah dicampur dengan zat sianida yang mematikan. Pihak berwenang mencurigai adanya kesamaan profil dan pergerakan geografis yang mencurigakan antara sang pengembara dengan pola serangan pelaku yang selama ini menjadi misteri besar bagi biro investigasi federal. “Kami terus mengumpulkan bukti fisik dan data forensik untuk melihat apakah pria misterius ini benar-benar memiliki peran dalam tragedi Tylenol 1982 yang menggemparkan publik,” ujar salah satu juru bicara tim penyelidik dalam keterangan resminya.
Hingga saat ini, kasus Tylenol 1982 tetap menjadi salah satu teka-teki kriminalitas terbesar di Amerika Serikat yang memicu perubahan besar dalam standar keamanan kemasan produk obat secara global. Penyelidikan di Idaho ini diharapkan dapat memberikan titik terang setelah empat dekade berlalu, memberikan keadilan bagi keluarga korban yang masih menantikan jawaban atas siapa sebenarnya dalang di balik aksi teror zat beracun tersebut.
