LONDON – Sejumlah bandara di wilayah Inggris, Skotlandia, dan Irlandia Utara kembali mengalami penundaan jadwal penerbangan pada hari ini akibat gangguan teknis pada sistem kontrol lalu lintas udara (ATC). Masalah yang kini telah berhasil diatasi tersebut sempat mengacaukan operasional maskapai hanya berselang kurang dari dua minggu setelah insiden serupa menyebabkan pembatalan massal. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait stabilitas infrastruktur navigasi udara di Inggris Raya yang berdampak langsung pada ribuan penumpang.
Pihak otoritas penerbangan segera mengambil langkah cepat untuk memulihkan sistem guna menghindari penumpukan jadwal yang lebih parah di terminal utama. Menanggapi situasi tersebut, juru bicara otoritas terkait memberikan pernyataan resmi mengenai upaya penanganan di lapangan. “Kami telah menyelesaikan masalah teknis yang terjadi pada sistem kontrol lalu lintas udara dan saat ini bekerja sama erat dengan maskapai untuk memulihkan jadwal operasional normal sesegera mungkin,” ungkap perwakilan otoritas navigasi udara setempat.
Meskipun sistem kini sudah kembali berfungsi, efek domino dari gangguan ini diprediksi masih akan terasa hingga sisa hari, dengan beberapa maskapai terpaksa mengatur ulang rotasi pesawat mereka. Penumpang disarankan untuk tetap memantau status keberangkatan melalui saluran komunikasi resmi sebelum menuju ke bandara. Kejadian berulang ini memicu kritik publik terkait kesiapan sistem navigasi udara dalam menghadapi lonjakan aktivitas transportasi di wilayah Inggris.
