SAMARINDA – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda memastikan ketersediaan cadangan air bersih di berbagai infrastruktur tampungan di Provinsi Kalimantan Timur tetap aman untuk memenuhi kebutuhan dasar warga hingga Desember 2026. Kepastian ini didasarkan pada hasil pemantauan intensif terhadap volume air di sejumlah bendungan dan embung yang tersebar di wilayah Kaltim. Langkah ini diambil guna menjamin stabilitas pasokan air bersih bagi masyarakat dalam jangka panjang di tengah dinamika cuaca.
Pihak otoritas menyatakan bahwa pengelolaan sumber daya air terus dioptimalkan agar distribusi kepada masyarakat tetap berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. Kapasitas tampungan air yang ada saat ini dinilai masih sangat mumpuni untuk menyangga kebutuhan domestik maupun industri kecil di daerah tersebut. “Cadangan air bersih di berbagai infrastruktur tampungan kita pastikan masih bisa mencukupi kebutuhan dasar warga hingga Desember 2026,” tegas perwakilan BWS Kalimantan IV Samarinda dalam pernyataan resminya.
Selain menjaga volume air, BWS juga fokus pada pemeliharaan rutin infrastruktur tampungan guna mencegah terjadinya kebocoran atau pendangkalan yang dapat mengurangi efektivitas distribusi. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk memastikan ketahanan air di Kalimantan Timur tetap terjaga, terutama dalam mendukung kawasan penyangga sekitar. Dengan proyeksi ini, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menggunakan air meskipun ketersediaan cadangan dipastikan masih melimpah.

