By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Trump Usul Ubah Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Ketegangan AS-Iran Memanas
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Trump Usul Ubah Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Ketegangan AS-Iran Memanas
Internasional

Trump Usul Ubah Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Ketegangan AS-Iran Memanas

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 3, 2026 12:41 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Donald Trump mengusulkan perubahan nama Selat Hormuz sebagai simbol dominasi Amerika Serikat di jalur maritim strategis. (Sumber: News - Detikcom)
SHARE

WASHINGTON – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan mengusulkan penggantian nama Selat Hormuz menjadi ‘Selat Trump’ di Washington baru-baru ini sebagai bentuk penegasan atas klaim kendali AS di wilayah perairan strategis tersebut. Langkah kontroversial ini muncul di tengah eskalasi ketegangan yang terus meningkat antara Amerika Serikat dan Iran di jalur perdagangan yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia tersebut.

Usulan ini memicu perdebatan luas di kancah internasional mengingat signifikansi ekonomi Selat Hormuz yang sangat vital bagi stabilitas energi global. Trump menyampaikan gagasan tersebut sebagai simbol dominasi kekuatan militer Amerika, seraya menegaskan bahwa pengaruh AS harus tetap menjadi yang utama dalam menjaga keamanan maritim dari ancaman pihak luar. “Wilayah itu seharusnya disebut Selat Trump karena kita yang mengendalikannya dan memastikan keamanan di sana tetap terjaga dari gangguan mana pun,” ungkap Trump dalam pernyataan resminya.

Pemerintah Iran merespons keras klaim tersebut dan memperingatkan bahwa segala bentuk upaya untuk mengubah status quo atau identitas kawasan akan berdampak buruk pada stabilitas keamanan di Timur Tengah. Sebagai jalur transit utama bagi sepertiga pengiriman minyak mentah dunia lewat laut, Selat Hormuz hingga kini tetap menjadi titik panas geopolitik yang rawan akan konflik bersenjata antara kekuatan Barat dan Teheran.

TAGGED:Amerika SerikatDonald TrumpGeopolitikIranPerdagangan MinyakSelat Hormuz
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Update Transfer Newcastle: Matias Fernandez-Pardo Masuk, Nick Woltemade ke Juventus
Next Article Ratusan Santri Sidoarjo Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, YLBHI Desak Proses Hukum

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI: Menag Tekankan Ukhuwah dan Inklusivitas
Event / Acara
Marion Jola Lawan Trauma Air Laut hingga Kantongi Sertifikasi Freediving
Umum / Lainnya
Tim SAR Kesulitan Tembus Pulau Sertung Cari 5 Jurnalis Hilang
Nasional
Petugas Valet di Semarang Diduga Curi Perhiasan Rp 130 Juta, Korban Lapor Polisi
Hukum & Kriminal

You Might Also Like

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Kepala Negara Belarus, Singapura, dan India
Lobga Rangzen, Pria Tibet Tewas Usai Aksi Bakar Diri di New York
Kushner Temui Netanyahu Bahas Gaza, Israel Tegaskan Syarat Pelucutan Senjata Hamas
Xi Jinping dan Kim Jong Un Perkuat Kerja Sama Strategis China-Korea Utara
Wabah Difteri Terbesar Landa Australia, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?