JAKARTA – Petugas gabungan melakukan penertiban terhadap puluhan bangunan liar yang berdiri di atas saluran penghubung (PHB) di Jalan Abdul Jalil, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, pada Selasa guna mengembalikan fungsi drainase dan mencegah banjir. Penertiban ini menyasar bangunan permanen dan semi-permanen yang terbukti menyumbat aliran air di kawasan padat penduduk tersebut. Meski alat berat telah dikerahkan untuk membongkar struktur bangunan, sejumlah warga dan pedagang terpantau tetap bertahan di lokasi untuk menyelamatkan barang dagangan mereka.
Kondisi di lapangan menunjukkan adanya dinamika antara petugas dan warga yang terdampak pembongkaran. Salah seorang pedagang yang bangunannya ditertibkan mengaku terpaksa tetap bertahan di lokasi karena belum memiliki tempat relokasi yang pasti. “Kami bingung harus pindah ke mana lagi, jadi untuk sementara kami tetap bertahan di sini berjualan seadanya demi mencari nafkah harian,” ujar salah satu warga di lokasi penertiban.
Pihak berwenang menegaskan bahwa penertiban ini merupakan langkah krusial dalam program normalisasi saluran air di wilayah Jakarta Pusat. Saluran PHB di Jalan Abdul Jalil merupakan jalur vital yang harus bebas dari hambatan bangunan agar aliran air lancar menuju sungai utama. Setelah proses penertiban selesai, pemerintah setempat berencana melakukan pembersihan total sisa material bangunan agar fungsi saluran air kembali optimal menjelang musim penghujan.

