SANGATTA – Petani kakao di Kecamatan Karangan, Kutai Timur (Kutim), resmi memulai ekspansi pasar nasional dengan mengirimkan biji kakao fermentasi ke Bandung setelah menjalin kerja sama strategis dengan PT Rasantara Cipta Pangan baru-baru ini. Kerja sama ini menargetkan pengiriman rutin sebanyak 2 ton setiap bulan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan lokal di pasar luar daerah.
Keberhasilan ini ditandai dengan seremoni launching pengiriman perdana yang menunjukkan bahwa kualitas pengolahan pasca panen petani Kutim telah memenuhi standar industri pangan. Pihak terkait menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi angin segar bagi stabilitas harga dan kesejahteraan para petani di wilayah Karangan. “Kerja sama ini adalah bukti nyata bahwa kualitas biji kakao fermentasi dari Karangan memiliki standar tinggi yang mampu bersaing dan sangat dibutuhkan oleh industri besar di luar daerah,” ujar perwakilan penyelenggara dalam acara tersebut.
Melalui kemitraan jangka panjang ini, para petani tidak hanya mendapatkan kepastian pasar, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan teknik fermentasi biji kakao mereka. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap keberhasilan Kecamatan Karangan ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mengelola potensi perkebunan secara profesional dan berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi daerah.

