JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis Bank Indonesia (BI) dalam memperkuat nilai tukar Rupiah di Jakarta baru-baru ini. Upaya penguatan mata uang ini dilakukan melalui perluasan skema transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) serta implementasi QRIS lintas batas yang kini menjangkau Cina dan Hong Kong demi menjaga stabilitas moneter nasional di tengah fluktuasi pasar global.
Dasco menilai bahwa kebijakan ini merupakan terobosan progresif untuk mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing dalam transaksi internasional yang melibatkan Indonesia. “Langkah Bank Indonesia ini sangat tepat untuk menjaga kedaulatan Rupiah dan mempermudah transaksi masyarakat di luar negeri, khususnya dengan mitra dagang utama seperti Cina,” ujar Sufmi Dasco Ahmad dalam pernyataan resminya.
Implementasi QRIS lintas batas diharapkan tidak hanya memperkuat cadangan devisa negara, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta UMKM melalui kemudahan sistem pembayaran digital. Dengan adanya dukungan penuh dari parlemen, Bank Indonesia diharapkan terus konsisten berinovasi dalam menciptakan instrumen kebijakan moneter yang adaptif terhadap perkembangan teknologi finansial dunia.
Sinergi yang kuat antara otoritas moneter dan lembaga legislatif menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan. Perluasan kerja sama keuangan dengan Hong Kong dan Cina ini diprediksi akan menjadi katalis positif bagi penguatan posisi tawar Indonesia di kancah ekonomi internasional sekaligus menciptakan efisiensi transaksi yang lebih baik.

