By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Donald Trump Jadikan Penjualan Senjata Taiwan Alat Tawar dengan China
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Donald Trump Jadikan Penjualan Senjata Taiwan Alat Tawar dengan China
Internasional

Donald Trump Jadikan Penjualan Senjata Taiwan Alat Tawar dengan China

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 16, 2026 9:03 pm
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
SHARE

WASHINGTON D.C. – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu kontroversi di Washington D.C. setelah menyatakan bahwa potensi kesepakatan penjualan senjata ke Taiwan dapat menjadi instrumen negosiasi yang sangat kuat dalam pembicaraan diplomatik dengan pemerintah China. Langkah ini dianggap sebagai pergeseran strategi yang signifikan karena mengaitkan komitmen pertahanan wilayah sekutu dengan kepentingan tawar-menawar ekonomi dan politik antara dua negara adidaya tersebut.

Pernyataan ini langsung menimbulkan tanda tanya besar mengenai konsistensi serta ketegasan dukungan Amerika Serikat terhadap kedaulatan Taiwan di masa depan. Selama ini, AS berperan sebagai pemasok utama alat utama sistem persenjataan (alutsista) bagi Taiwan untuk menghadapi tekanan militer dari Beijing. Namun, pendekatan transaksional yang diusung Trump menunjukkan bahwa isu keamanan regional bisa saja berubah menjadi komoditas politik demi mencapai kesepakatan tertentu dengan China.

Dalam sebuah pernyataan yang menyoroti arah kebijakan luar negerinya, Trump menegaskan bahwa posisi AS terhadap Taiwan memiliki nilai tawar yang strategis di meja perundingan. “Kesepakatan senjata potensial untuk Taiwan adalah chip negosiasi yang sangat bagus dalam pembicaraan dengan Beijing,” ujar Trump. Sikap ini pun mengundang kekhawatiran dari para pengamat internasional yang menilai bahwa menjadikan dukungan militer sebagai alat barter dapat merusak kepercayaan sekutu terhadap Amerika Serikat.

TAGGED:Amerika SerikatBerita DuniaChinaDonald TrumpHubungan InternasionalPenjualan SenjataTaiwan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kemenhaj Siapkan 15 Porsi Makanan Siap Santap Jemaah Haji 2026
Next Article PM Inggris Keir Starmer Siap Mundur Jika Andy Burnham Menang Pemilu Sela

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Target Pembangunan Sekolah Terpadu Balikpapan Selesai November 2026
Pendidikan
Prabowo Hadiri KTT BRICS di India, Disambut Hangat PM Narendra Modi
Internasional
FKUB Samarinda Tetapkan 8 Program Kerja Strategis 2026-2027 untuk Perkuat Toleransi
Daerah
25 Tahun Pasca 9/11: Transformasi Besar Dunia Intelijen dan Keamanan Global
Internasional

You Might Also Like

Kisah Haru Ayah dan Anak Selamat Usai 4 Hari Tertimbun Puing Gempa Venezuela
Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Gantikan Keir Starmer
Update Konflik Timur Tengah: Netanyahu Puji Pencegatan Flotilla, Iran Ancam Paksa AS Menyerah
Polisi Seattle Buru Dua Pria yang Terjun Payung dari Space Needle
Perang Dagang AS-Kanada: PM Kanada Tegas Tolak Kesepakatan Merugikan dari Trump
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?