NEBRASKA – Sebanyak 17 warga Amerika Serikat yang merupakan penumpang kapal pesiar telah tiba di fasilitas karantina khusus di Nebraska untuk menjalani pemantauan medis ketat setelah terpapar wabah hantavirus di tengah pelayaran mereka baru-baru ini. Langkah evakuasi dan isolasi ini dilakukan oleh otoritas kesehatan federal guna mencegah potensi penyebaran virus Andes di wilayah daratan AS, menyusul laporan adanya infeksi aktif di antara kelompok tersebut.
Pejabat kesehatan setempat mengonfirmasi bahwa dari belasan penumpang yang dievakuasi, terdapat satu individu yang menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium yang mengkhawatirkan. “Satu orang dinyatakan positif ‘ringan’ untuk virus Andes,” kata pejabat kesehatan tersebut dalam pernyataan resminya terkait status medis penumpang yang kini berada di bawah pengawasan ketat tim medis profesional.
Seluruh penumpang saat ini ditempatkan di pusat pemantauan untuk diobservasi selama masa inkubasi guna memastikan gejala klinis tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Otoritas menekankan bahwa prosedur karantina di Nebraska ini adalah tindakan pencegahan standar mengingat virus Andes memiliki karakteristik penularan yang unik dibandingkan jenis hantavirus lainnya.
Hingga saat ini, kondisi para penumpang dilaporkan stabil sementara tim medis terus melakukan tes berkala dan pemantauan suhu tubuh. Fokus utama pemerintah adalah memastikan bahwa wabah yang bermula dari kapal pesiar ini dapat dilokalisasi sepenuhnya di dalam fasilitas karantina sebelum para warga tersebut diizinkan kembali ke tempat tinggal masing-masing.
