By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KaltimfocusKaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: 17 Warga AS Dievakuasi ke Nebraska Akibat Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar
Share
Font ResizerAa
KaltimfocusKaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > 17 Warga AS Dievakuasi ke Nebraska Akibat Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar
Internasional

17 Warga AS Dievakuasi ke Nebraska Akibat Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 11, 2026 6:00 pm
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
SHARE

NEBRASKA – Sebanyak 17 warga Amerika Serikat yang merupakan penumpang kapal pesiar telah tiba di fasilitas karantina khusus di Nebraska untuk menjalani pemantauan medis ketat setelah terpapar wabah hantavirus di tengah pelayaran mereka baru-baru ini. Langkah evakuasi dan isolasi ini dilakukan oleh otoritas kesehatan federal guna mencegah potensi penyebaran virus Andes di wilayah daratan AS, menyusul laporan adanya infeksi aktif di antara kelompok tersebut.

Pejabat kesehatan setempat mengonfirmasi bahwa dari belasan penumpang yang dievakuasi, terdapat satu individu yang menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium yang mengkhawatirkan. “Satu orang dinyatakan positif ‘ringan’ untuk virus Andes,” kata pejabat kesehatan tersebut dalam pernyataan resminya terkait status medis penumpang yang kini berada di bawah pengawasan ketat tim medis profesional.

Seluruh penumpang saat ini ditempatkan di pusat pemantauan untuk diobservasi selama masa inkubasi guna memastikan gejala klinis tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Otoritas menekankan bahwa prosedur karantina di Nebraska ini adalah tindakan pencegahan standar mengingat virus Andes memiliki karakteristik penularan yang unik dibandingkan jenis hantavirus lainnya.

Hingga saat ini, kondisi para penumpang dilaporkan stabil sementara tim medis terus melakukan tes berkala dan pemantauan suhu tubuh. Fokus utama pemerintah adalah memastikan bahwa wabah yang bermula dari kapal pesiar ini dapat dilokalisasi sepenuhnya di dalam fasilitas karantina sebelum para warga tersebut diizinkan kembali ke tempat tinggal masing-masing.

You Might Also Like

Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz Usai Blokade Konflik
Rusia dan Ukraina Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata Mediasi AS
Hakim Shin Jong-o Tewas Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
Kapal Tanker Iran Lolos Blokade AS, Bawa 1,9 Juta Barel Minyak ke Indonesia
Rebutan AS-Iran: Inilah Sederet Kegunaan Uranium Selain Bom Nuklir
TAGGED:Amerika SerikatHantavirusKapal PesiarKarantina KesehatanNebraskaVirus Andes
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Alasan Masjidil Haram Terletak di Jantung Lembah Makkah dan Sejarahnya
Next Article Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Cabai Merah

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Momen Menlu AS Marco Rubio Terpukau Interior Ruang Pertemuan Xi Jinping dan Trump
Internasional
Strategi BPPDRD Balikpapan Tingkatkan PAD di Rakor DJPKN VI
Pemerintah
Antisipasi Karhutla, OIKN Pasang Sensor Kebakaran Berbasis Teknologi di IKN
Pemerintah
Kemenhub Beri Penjelasan Aturan Baru Fuel Surcharge Pesawat Bisa Naik 100 Persen
Ekonomi & Bisnis
KaltimfocusKaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?