By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KaltimfocusKaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Megawati: Pancasila Harus Jadi Ruh Hukum Nasional Lawan Hyper-Regulation
Share
Font ResizerAa
KaltimfocusKaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Nasional > Megawati: Pancasila Harus Jadi Ruh Hukum Nasional Lawan Hyper-Regulation
Nasional

Megawati: Pancasila Harus Jadi Ruh Hukum Nasional Lawan Hyper-Regulation

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 4, 2026 6:12 am
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya Pancasila sebagai landasan utama hukum nasional guna mewujudkan keadilan sosial. (Sumber: Tempo.co Berita Nasional Terbaru Indonesia Hari Ini RSS)
SHARE

JAKARTA – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi ruh atau jiwa utama dalam setiap pembentukan hukum nasional di Jakarta baru-baru ini. Hal ini ditekankan sebagai solusi konkret untuk mengatasi fenomena hyper-regulation atau penumpukan aturan yang sering kali tumpang tindih dan tidak sinkron di Indonesia. Megawati mendesak agar seluruh produk legislasi benar-benar mencerminkan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan agar tidak sekadar menjadi teks normatif yang kaku.

Dalam arahannya, Megawati menyoroti bagaimana banyaknya regulasi saat ini justru sering kali menjauh dari substansi filosofis bangsa. Ia mengingatkan para pembuat kebijakan bahwa hukum harus memiliki arah yang jelas untuk melindungi rakyat, bukan justru memperumit birokrasi atau kepentingan kelompok tertentu. “Pancasila jangan hanya jadi jargon, ia harus menjadi jiwa yang menghidupkan setiap pasal dalam peraturan perundang-undangan kita agar berpihak pada keadilan,” tegas Megawati dalam pernyataan resminya.

Lebih lanjut, Presiden ke-5 RI tersebut mendorong dilakukannya sinkronisasi hukum nasional secara menyeluruh dengan menjadikan Pancasila sebagai kompas moral. Upaya ini diharapkan dapat menghapus ego sektoral antarlembaga yang sering memicu lahirnya peraturan yang saling bertentangan. Dengan menanamkan nilai Pancasila ke dalam sistem hukum, diharapkan tercipta kepastian hukum yang humanis dan mampu memberikan perlindungan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penegasan Megawati ini menjadi pengingat penting bagi para praktisi hukum dan legislator untuk lebih selektif serta integratif dalam menyusun regulasi baru. Fokus pada kualitas hukum yang berbasis Pancasila diyakini akan memperkuat fondasi negara hukum yang demokratis dan beradab. Ke depan, Indonesia diharapkan mampu keluar dari jeratan regulasi yang berlebihan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berkeadilan bagi warga negara.

You Might Also Like

BNPT Temukan 112 Anak Terpapar Radikalisme di Roblox, Satu Siap Menyerang
Megawati dan Olly Dondokambey Terima Dubes Rusia, Bahas 125 Tahun Bung Karno
TAGGED:BPIPHukum NasionalHyper-regulationKeadilan SosialMegawati SoekarnoputriPancasila
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz Usai Trump Ancam Tarik 5.000 Pasukan
Next Article Kakanwil Kemenag Kaltim Lantik Pejabat Fungsional, Perkuat Kompetensi ASN

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Momen Menlu AS Marco Rubio Terpukau Interior Ruang Pertemuan Xi Jinping dan Trump
Internasional
Strategi BPPDRD Balikpapan Tingkatkan PAD di Rakor DJPKN VI
Pemerintah
Antisipasi Karhutla, OIKN Pasang Sensor Kebakaran Berbasis Teknologi di IKN
Pemerintah
Kemenhub Beri Penjelasan Aturan Baru Fuel Surcharge Pesawat Bisa Naik 100 Persen
Ekonomi & Bisnis
KaltimfocusKaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?