WASHINGTON D.C. – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi merombak portofolio investasi pribadinya pada Juni 2026 di Washington D.C. dengan melepas kepemilikan saham di sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Meta dan Motorola. Langkah divestasi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi penyesuaian aset finansial di tengah dinamika pasar modal global yang terus berubah.
Keputusan penjualan saham tersebut memicu perhatian luas dari para pelaku pasar karena melibatkan emiten teknologi yang selama ini menjadi pemain utama di Wall Street. Menanggapi langkah ini, perwakilan tim keuangan Trump memberikan penjelasan mengenai alasan di balik perubahan komposisi aset tersebut. “Penyesuaian portofolio ini dilakukan untuk memastikan diversifikasi aset yang lebih stabil dan sesuai dengan proyeksi ekonomi jangka panjang,” ujar juru bicara tim investasi Trump dalam pernyataan resminya.
Selain melepas saham Meta dan Motorola, laporan terbaru menunjukkan adanya pengalihan modal ke instrumen investasi lain yang dianggap lebih minim risiko namun tetap prospektif. Aksi jual oleh figur publik sekaliber Trump ini diprediksi akan memengaruhi sentimen investor terhadap perusahaan teknologi terkait dalam beberapa waktu ke depan.

