By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Pilu Penyintas Tsunami Aceh: Trauma Mendalam Pascabencana Banjir 2025
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Daerah > Pilu Penyintas Tsunami Aceh: Trauma Mendalam Pascabencana Banjir 2025
Daerah

Pilu Penyintas Tsunami Aceh: Trauma Mendalam Pascabencana Banjir 2025

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Juni 4, 2026 11:20 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Seorang perempuan penyintas di Aceh yang masih mengalami trauma psikis akibat bencana alam yang berulang hingga tahun 2025. (Sumber: BBC News Indonesia)
SHARE

BANDA ACEH – Sejumlah perempuan penyintas tsunami 2004 di Aceh kembali harus berjuang melawan trauma psikis mendalam setelah bencana banjir dan tanah longsor menghantam wilayah mereka pada November 2025 lalu. Kondisi ini memicu kembali ingatan kolektif tentang musibah besar masa lalu, membuat warga di berbagai daerah terdampak di Aceh merasa tidak tenang setiap kali cuaca ekstrem melanda pemukiman mereka.

Memasuki enam bulan pascabencana banjir tersebut, luka lama para penyintas seolah terbuka kembali karena ancaman bencana yang datang silih berganti. Ketakutan akan datangnya air bah membuat banyak warga mengalami gangguan tidur dan kecemasan berlebih saat intensitas hujan meningkat atau ketika fenomena air pasang terjadi di pesisir pantai.

Salah seorang perempuan penyintas mengungkapkan rasa kalutnya yang belum kunjung reda akibat trauma yang berulang. “Masih trauma kali. Mau hujan, mau air pasang, saya tidak bisa tidur,” tuturnya dengan nada pilu menggambarkan kondisi psikisnya yang selalu waspada terhadap potensi bencana susulan.

Kini, para penyintas sangat membutuhkan dukungan pemulihan trauma (trauma healing) yang berkelanjutan selain bantuan fisik. Upaya mitigasi bencana di Aceh pun diharapkan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan mental masyarakat yang rentan mengalami tekanan psikologis pascabencana alam.

TAGGED:banjir aceh 2025berita acehKesehatan Mentaltrauma bencanatsunami aceh
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Menaker Yassierli Perkuat Tata Kelola Layanan Ketenagakerjaan Nasional
Next Article Prabowo Tegaskan Integritas Program Makan Bergizi Gratis di SICC Bogor

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

DPRD Samarinda Ancam Segel Truk Penyebab Tumpahan Material di Jalan
Daerah
Pemkab Mahulu Gelar Kick Off Bulan Anti Rabies 2026 di Ujoh Bilang
Daerah
Pedagang Atribut HUT RI Mulai Ramaikan Jalanan Samarinda
Daerah
Polisi Periksa 7 Saksi Kasus Pengeroyokan Pemuda Hingga Tewas di Morowali
Hukum & Kriminal

You Might Also Like

Satgas PRR Kawal Realisasi 766 Paket Pemulihan Aceh Rp 824 Miliar
Jalan Tendean Ditutup Total Imbas Pembongkaran JPO, Cek Rute Alternatif
Kakanwil Kemenag Kaltim: ASN Hebat Harus Terus Bertumbuh dan Beri Manfaat
Viral Penampakan Macan di Hutan Cangar Batu, Pihak Tahura Beri Penjelasan
Ribuan Jemaah Salat Iduladha di Masjid Al-Jamil Samarinda, Kurban Pakai Barcode
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?