AMMAN – Dua tentara Amerika Serikat dilaporkan tewas dan satu personel lainnya dinyatakan hilang setelah sebuah pangkalan militer di wilayah perbatasan Yordania diserang oleh kelompok bersenjata yang didukung Iran pada Minggu (waktu setempat), yang menandai insiden fatal pertama bagi pasukan AS di kawasan tersebut sejak gencatan senjata pada awal April lalu.
Insiden berdarah ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas serangan dan perluasan cakupan konflik antara pasukan Amerika Serikat dengan milisi-milisi pro-Iran di Timur Tengah. Kematian para prajurit ini menjadi titik balik krusial yang menunjukkan eskalasi permusuhan yang kian memanas di kawasan tersebut meskipun upaya perdamaian terus diupayakan sebelumnya.
Hingga saat ini, Departemen Pertahanan Amerika Serikat masih melakukan investigasi mendalam mengenai detail serangan serta upaya pencarian terhadap satu personel yang hilang. “Kehilangan ini adalah tragedi bagi bangsa kami, dan kami akan memastikan adanya konsekuensi yang setimpal bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan ini,” tegas salah satu pejabat senior militer Amerika Serikat dalam keterangan pers resminya.
