JAKARTA TIMUR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan relokasi terhadap ratusan pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan dan trotoar di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai pekan ini guna mengembalikan fungsi fasilitas umum serta melancarkan arus lalu lintas yang kerap terhambat.
Langkah penataan ini diambil sebagai upaya serius pemerintah dalam menciptakan ketertiban umum di lingkungan pasar yang selama ini padat oleh lapak liar. Para pedagang yang terdampak kini diarahkan untuk menempati area resmi di dalam pasar agar aktivitas jual beli menjadi lebih teratur dan nyaman bagi pengunjung maupun pejalan kaki.
“Kami memindahkan para pedagang agar fungsi trotoar dan jalan kembali normal, sehingga tidak lagi memicu kemacetan parah di sekitar pasar dan mengganggu kenyamanan publik,” ujar salah satu petugas Pemprov DKI di lokasi saat mengawasi proses pemindahan tersebut.
Melalui relokasi ini, kawasan Pasar Kramat Jati diharapkan menjadi lebih rapi dan estetis sebagai bagian dari program penataan kota yang berkelanjutan. Pihak berwenang memastikan akan terus melakukan pengawasan secara berkala agar tidak ada pedagang yang kembali menggelar dagangannya di area terlarang tersebut.

