By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Pramono Anung Kecam Keras Challenge Hafalan Quran Berhadiah Miras
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Daerah > Pramono Anung Kecam Keras Challenge Hafalan Quran Berhadiah Miras
Daerah

Pramono Anung Kecam Keras Challenge Hafalan Quran Berhadiah Miras

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Agustus 12, 2026 11:23 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Pramono Anung memberikan kecaman keras terkait aksi tantangan hafalan Al-Quran berhadiah miras di festival musik Jakarta. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Nasional)
SHARE

JAKARTA – Pramono Anung mengecam keras aksi tantangan (challenge) hafalan Al-Quran berhadiah minuman keras (miras) yang terjadi di salah satu booth festival musik The Sounds Project, Jakarta, baru-baru ini. Aksi tersebut memicu kontroversi besar setelah dianggap melecehkan simbol-simbol suci agama dalam sebuah kegiatan hiburan publik yang seharusnya menjunjung tinggi norma kesopanan.

Pramono menegaskan bahwa tindakan mencampuradukkan ayat suci dengan promosi minuman beralkohol adalah hal yang tidak bisa ditoleransi karena mencederai perasaan umat beragama. Menurutnya, kreativitas dalam pemasaran tidak boleh melanggar batasan etika dan sensitivitas SARA. “Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi karena sangat menodai kesucian agama dan mencederai perasaan umat Islam,” tegas Pramono Anung dalam pernyataan resminya.

Ia juga meminta penyelenggara acara dan instansi terkait untuk lebih selektif serta memperketat pengawasan terhadap konten promosi di setiap festival musik. Hal ini penting dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali dan menjaga kondusivitas serta kerukunan antarumat beragama di wilayah Jakarta.

TAGGED:Berita JakartaHafalan QuranMirasPenodaan AgamaPramono AnungThe Sounds Project
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Penutupan Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus Akibat Karhutla
Next Article Orang Utan Masuk Permukiman di Kotawaringin Timur Akibat Karhutla Kalteng

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Target Pembangunan Sekolah Terpadu Balikpapan Selesai November 2026
Pendidikan
Prabowo Hadiri KTT BRICS di India, Disambut Hangat PM Narendra Modi
Internasional
FKUB Samarinda Tetapkan 8 Program Kerja Strategis 2026-2027 untuk Perkuat Toleransi
Daerah
25 Tahun Pasca 9/11: Transformasi Besar Dunia Intelijen dan Keamanan Global
Internasional

You Might Also Like

Pedagang Atribut HUT RI Mulai Ramaikan Jalanan Samarinda
Viral Pagar Bolong Stasiun Jatinegara, Warga Abaikan JPO demi Menyeberang
Smart Precision Farming: Petani PPU Siap Jadi Pilar Pangan IKN
HMI Komisariat FUAD UINSI Samarinda Tetapkan Formateur Baru Periode 2026/2027
BBPJN Kaltim Lakukan Pemeliharaan Rutin Jembatan Mali Muara Wahau-Berau
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?